Setidaknya kita pernah hanya berdua duduk di tepian ranjang sementara kau mulai menangis dan aku mencoba bersikeras menahan amarah yang tiba-tiba saja menyala dan menguasai keadaan
Setidaknya kita pernah hanya berdua - dengan cangkir-cangkir camomile tea dan mint tea hangat yang tengadah yang uapnya kau hirup dalam-dalam dalam keleluasaan yang tak pernah lagi kulihat padanannya mencoba untuk bersitahan dengan sakit
Setidaknya kita pernah hanya berdua menikmati bulan yang bersigulir di utara sementara tanganmu menggamit erat-erat tanganku - mencoba mengungkapkan sesuatu yang tak sepatah katapun mampu menyampaikan isyaratnya
(Kutai Kertanegara, 2 November 2006) Annotated ....