Bandung 3 Februar 2008 - Konser Intim Cinta Melulu - Common Room
Sungguh senang dapat menonton salah satu band favorit saya... salah satu band yang berbahasa indonesia terbaik di negeri ini. Ada yang menyebutnya band politik... tapi saya lebih suka menyebut mereka band humble, karena para personelnya yang rendah hati dan tiada sombong.Cholil, Adrian dan Akbar masih pekerja kantoran hingga saat ini... dan inilah hebatnya, tanpa melabelkan dirinya sebagai pemusik profesional pun mereka sudah sedemikian menyihir.... setidaknya ini yang saya lihat di Common Room malam itu. Menggeletarkan (meminjam kata kata Sapardi).
Ditonton oleh 150an penonton, yang membuat saya berbahagia adalah most of them di bawah 20 tahun. Kenapa harus berbahagia, karena lagu Cholil cs yang menurut saya bisa dimuati "good political message", terlebih menjelang pemilu. Sudah saatnya musik memuat lebih apa yang dia mampu (estetika bunyi, imaji yang menghalusinasi, dan catarsist). Sudah saatnya pergerakan moral disalurkan pada penggemar penggemar mula ini. Jika MSP menyumbangkan jutaan dollar untuk pergerakan sosialis di Brittania sana - yang diharapkan dari ERK cuma lirik lirik yang mampu menggerakkan anak muda Indonesia... swa semangat.... self healing
Cholil (sebelum manggung) sempat mengatakan jika mereka ingin merilis albumnya di tahun ini - kemarin ada satu lagu baru mereka nyanyikan (Hujan Jangan Marah) - wah, saya senang sekali, setelah Sore di bulan March, Tika di bulan Mei, dan disusul ERK (mungkin) akhir tahun, lengkap sudah tahun ini bakalan penuh dengan lagu lagu bagus....
Sayang memang foto dari kamera saya tidak banyak, karena di tengah motret motret, apesnya, batere kamera habis (lupa bawa batere cadangan pula - bodoh!). Tapi alhamdulillah saya puas banget, karena setelah bertahun tahun ini konser saya rasa patut diberi nilai A++. Saya merinding mendengar lagu Di Udara di ulang kedua kalinya sebagai penutup konser.
Saya mengharapkan dalam tahun ini mereka datang ke Balikpapan, menghipnotis penonton muda Balikpapan, Ayo Bin, kapan ERK bersedia dibawa kemari?
Sukses buat ERK, buat Panitia (No Label), buat Tuan Rumah (Gustav dan Common Room nya), buat siapa saja yang mencintai Indonesia.
thanks to: Gita, Harlan Boer, Gustav, Dini + Adji, Une, Tania + Brew, Adji+ Utiw, Kitty + James, Lika, Sita, Devishanty, Acit, anak anak Homicide and all the rest of Ganks atas keramahannya
Tentang Konser ERK di common room 3 Februari kemarin, silahkan dipirsa (juga) di:
http://moodspiral.multiply.com/photos/album/55/ERK_Konser_Intim_Common_Room-Bandung#http://pelukislangit.multiply.com/journal/item/834/Selepas_Konser_Cinta_Melulu_Efek_Rumah_Kaca_Harus_Masuk_Major_Label